Wednesday, April 24, 2019

Memenuhi Unsur Tanah, Air, dan Udara dalam Tubuh


Memenuhi Unsur Tanah, Air, dan Udara dalam Tubuh terdengar seperti pembukaan salah satu kartun anime yang sering berhubungan dengan elemen-elemen alam.

Tapi, siapa sangka kalau ini bukan hanya gurauan anime? Siapa sangka bahwa pembahasan ini sudah ada sejak 1400 tahun yang lalu?

Nabi Muhammad SAW telah bersabda, “Tiada tempat yang paling buruk selain perut yang diisi oleh manusia. Cukuplah bagi manusia beberapa suapan sekedar untuk menegakkan tulang iganya. Jika dia harus mengisi perutnya, maka hendaknya sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumnya, dan sepertiga untuk pernapasan (udara)nya.” (HR. Ath-Thabrani dan Ibnu Abi Dunya)

Maka, tidak heran bila seorang tabib mengatakan, obat paling manjur untuk segala jenis penyakit adalah ‘makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang’ dan kalau diteliti lebih lanjut, ungkapan tersebut juga pernah diucapkan Rasulullah SAW.

Faktor penyebab penyakit menurut Ibnu Qoyyim adalah memasukkan makanan (kedua) ke dalam tubuh sebelum makanan pertama dicerna melebihi kapasitas yang dibutuhkan tubuh, memakan makanan yang kurang bermanfaat, pencernaan yang lemah, dan banyak makan menu yang berbeda-beda. Yang mana pengertian tersebut sesuai dengan pendapat tabib di atas.

Apabila perut dipenuhi makanan, maka akan mempersempit ruang untuk minuman. Kemudia apabila perut dipaksa untuk diisi minuman, maka akan mempersempit pernafasan sehingga tidak heran kita sering menemukan kasus dimana orang-orang sangat sulit mengeluarkan udara (glegeken) dari perutnya sehabis makan. Ketika hal ini terjadi, seseorang menjadi merasa berat untuk melakukan sesuatu, malas berbuat kebaikan, dan cenderung mengikuti syahwat dan hawa nafsu. Hal ini diperjelas dengan hadist Nabi SAW yang memerintahkan umat muslim untuk berpuasa demi menghindari hawa nafsu.

Membiarkan volume makanan yang berlebihan sangat dilarang dalam islam. Tak hanya dalam makanan, dalam hal yang baik pun adakalanya kita juga tidak boleh berlebihan, misalnya memberi uang kepada fakir miskin itu baik, namun bukan berarti kita akan memberikan semua uang kita pada mereka, kita juga harus memikirkan tubuh kita sendiri. Tak hanya itu, kita juga dilarang untuk menyiksa diri sendiri dengan mengurangi volume makanan kita yang mana hal ini sering kita temui pada wanita-wanita yang merasa terganggu dengan volume badannya (aka diet). Ada diet yang lebih sehat seperti yang diajarkan Rasulullah SAW bisa dibaca di sini.

Dari penjelasan di atas, pola makan yang diajarkan Rasulullah SAW adalah pola makan yang paling baik untuk kita. Ketika ketida unsur yang dibutuhkan dalam tubuh tersebut (tanah, air, dan udara) berada pada volume yang seimbang sesuai dengan kebutuhan tubuh dan teratur dalam memakannya, maka hal ini dapat menghindarkan seseorang terjangkit beberapa penyakit seperti kematian (cepat atau lambat) dan kerusakan hati.
Semoga kita sehat selalu.

Thursday, April 18, 2019

Diet Mudah dan Menyenangkan

Reposted from my previous blog www.sandalique.blogspot.com.
image from pixabay

  • Apel
Buah apel mengandung serat yang sangat berguna untuk diet. buah apel dapat mengurangi nafsu makan juga membunuh kolesterol jahat.
Cukup biasakan makan buah apel satu-dua jam sebelum sarapan. Bisa juga dilakukan sebelum tidur. Bila membiasakan makan apel sebelum sarapan membuat perut perih, hentikan langkah ini dan gunakan langkah-langkah di bawah ini.


  • Jeruk dan Pisang
Makan jeruk sebelum tidur atau malam hari. Jeruk mempunyai kandungan yang memperlancar percernaan. Terbiasa makan buah jeruk memperlancar buang air besar dan merupakan cara diet sehat dan menyenangkan.
Dan untuk pisang, biasakanlah makan pisang setiap kali sesudah makan.

  • Mandi Subuh
Mandi sebelum sholat subuh mempunyai banyak manfaat. Mandi subuh membuat saraf lebih rileks dan segar mengurangi kemungkinan terserang pusing. Orang yang biasa mandi subuh pikirannya akan terasa jernih. Untuk yang berhubungan dengan diet, mandi subuh melebarkan pori-pori kulit dan mengeluarkan lemak-lemak dalam kulit. Tubuhnya akan langsing. Mandi subuh juga merupakan Sunnah Rosul.

  • Melumat Makanan Lama 
Melumat makanan dalam mulut dalam waktu yang lama akan mempermudah pencernaan. Lumatan makanan yang berbentuk bubur ketika masih di mulut, mempermudah kerja lambung untuk memprosesnya hingga selesai. Dalam sekali makan, pencernaan manusia membutuhkan 12 hingga 20 jam untuk selesai memproses keseluruhan makan. Oleh karena itu, cara ini sangatlah membantu untuk diet dan mengurangi kemungkinan terbentuknya lemak. Cara ini juga bisa mengurangi nafsu makan. Dengan membiasakan makan seperti ini, mengurangi keinginan menambah porsi makan.

  • Nafsu Makan
Pertama kali yang terlintas di benak kebanyakan orang  ketika ingin diet adalah mengurangi porsi makan. Dahulunya saya juga seperti itu, tapi sekarang saya punya pemikiran lain. Saya tak mengurangi porsi makan saya tapi saya mengurangi nafsu makan saya.

Pengalaman saya yang tanpa sadar mengurangi berat badan saya adalah membiasakan (apabila makan dengan sendok) untuk melepas sendok ketika makan. Di saat yang bersamaan saya juga menggunakan tips nomer 4. Banyak yang mengatakan saya itu paling lama makannya. Tidak apa. Saya justru menikmatinya.

Memegang sendok saat mengunyah makanan, membuat saraf kita tanpa sadar mengirimkan perintah untuk menggerakkan sendok itu lagi. Dalam arti mudah, memegang sendok saat makan membuat kita tanpa sadar terdorong keinginan untuk memasukkan makanan itu lagi padahal mulut masih keadaan terisi. Menggunakan tips ini dengan nomer 4 dapat mengurangi keinginan menambah porsi makan.

Note : Tips-tips di atas untuk para pembaca yang ingin diet tapi tidak terburu-buru. Saya bahkan sering lupa kalau saya tengah diet ketika menjalani tips-tips ini.

Tuesday, April 16, 2019

Kesalahan-kesalahan dalam Membakar Ikan


Tips Membakar Ikan yang Baik dan Benar “Bukan arang kayu, tapi arang bathok.”

Menindaklanjuti workshop Bkar Ikan oleh RumpiNews beberapa waktu lalu, ada beberapa hal remeh yang perlu diperhatikan dalam membakar ikan. Tak hanya Ikan, tips ini insyaAllah dapat diigunakan dalam bakar-membakar makanan lainnya seperti ayam atau sate.

Pertama, pilihlah bahan-bahan itu dengan seksama. Semisal kalian ingin membakar ikan dengan alami (tak menggunakan kompor gas), maka bahan bakar yang bisa digunakan adalah kayu, kertas bekas, kardus, dan arang. Namun, untuk lebih awetnya kusarankan menggunakan arang.
Nah, arang ini juga ada karakteristiknya sendiri.

Kedua, harus punya pengalaman atau jangan mau dibodoh-bodohi. Kali ini berdasarkan pengalamanku banget. Masih berhubungan dengan arang, aku dan rekanku ditugaskan suatu hari dalam acara piknik bakar ikan kita untuk pergi mencari arang. Berhubung kekurangan pengalaman maupun pengetahuan, di situlah sebuah peribahasa kita terapkan, ‘Malu bertanya, sesat di jalan.’

Akhirnya, kita bertanya tuh pada penjualnya, “Buk, arang mana yang lebih cepat terbakar?” Lalu, si ibuknya menjawab, “Kalau arang kayu sama arang bathok, ya arang kayu yang cepet kebakar.” Entah karena kondisi pasar yang kala itu ramai dan sesak hingga aku tak bisa berpikir, atau memang memoriku yang tiba-tiba hilang begitu saja sampai-sampai aku tak bisa memahami “bathok” itu apa.
Eh, temenku langsung aja jawab, “Ya itu aja deh Buk kita beli.”

Tahu lah kalian akhirnya gimana kita sampai tempat piknik kita. Sang ibu Mentor angkat bicara, “Ya nggak lah Dek, dimana-mana arang bathok lebih cepat kebakar. Kalau pakai arang kayu, lebaran baru bisa nyala, mau?” Barulah detik itu kuingat ‘bathok’ adalah kulit kelapa. Tepuk jidat deh gue.

Nah, itulah pentingnya ‘Malu bertanya, sesat di jalan.’ Tapi, lebih penting lagi meneliti informasi terlebih dahulu sebelum bertanya. Bahkan Nabi Muhammad SAW pun melarang kita untuk terlalu banyak bertanya.

Ketiga, persiapkan seluruh bahannya dan buat konsep bakarnya. Konsep di sini maksudnya, kalian ingin membuat acara bakar-bakarnya berujung seperti apa? Akankah dimakan di acara formal sehingga membutuhkan menu mewah lain dengan proses pembakaran yang ‘sempurna’, atau sekedar untuk bersantai seperti piknik bersama kawan-kawan.

Keempat, pahami resep dalam membakar. Hal ini juga berkaitan dengan tips ketiga. Resep yang akan dibuat harus sesuai dengan konsep bakar-bakarnya. Misal, apabila sekedar untuk piknik, maka cukuplah ikan itu direndam dalam bumbu ikan lalu diolesi dengan mentega dan kecap saat membakarnya. Apabila membakar ikan hanya untuk lauk ketika makan, maka tak perlu mentega/kecapnya. Namun, apabila mau ditambahkan juga tidak apa-apa. Kalian juga harus tahu, resep dan selera orang berbeda. Gunakan saja resep pada umumnya yang bertebaran atau dirundingkan dulu mau dibikin apa bakar-bakarnya.

Hal ini akan sangat mudah apabila dalam satu grup ada satu anggota yang ahli memasak, jadi kalian tak perlu repot mau dibikin seperti apa bakar-bakarnya.

Kelima, setelah semua proses telah dijalankan, silahkan dinikmati dan jangan lupa bahagia. Bagian ujung inilah bagian yang paling penting. Apapun hasilnya, kalian harus bisa menangkap manfaatnya. Entah itu pengetahuan baru, pengalaman baru, atau sekedar kebersamaan pun juga penting dan harus dihargai.

Bisa jadi, dalam acara bakar-bakar itu, hasil bakarannya tidak sesuai harapan atau menu lainnya sama sekali tidak mendukung, harus selalu kita hargai. Selalu ingat ajaran islam, ‘Segala sesuatu selalu ada hikmahnya.’

Sekian tips membakar ikan (ayam atau sate) berdasarkan pengalaman Zee. Selalu positve thinking karena hidup itu untuk dipelajari dan dijalani.

Saturday, April 6, 2019

Antara Perang Politik Indonesia, Uighur, Rohingya, dan Dunia

Kita tahu bahwa Indonesia saat ini tengah mengalami polemik politik atau aku biasa menyebutnya perang politik. Masyarakat Indonesia dihadapkan pada dua pilihan capres dan cawapres yang dua-duanya memiliki keunggulan dan pengalaman di ranah pemerintahan.

Lalu pertanyaannya, apa hubungan hal ini dengan pengusiran Rohingya, Penganiayaan Uighur, dan berbagai macam penganiayaan terhadap muslim di dunia?

Beberapa waktu lalu, melalui media massa, para pendukung capres no.01 menyatakan terdapat islam radikal dalam kubu pasangan capres 02.


Sementara itu, salah satu partai koalisi 01 yang menentang syariah islam dan akan menjadikan negara indonesia negara sekuler menuai kontra dari masyarakat terutama masyarakat islam yang cenderung condong pada paslon no. 02.


Menilik pada masa lalu, sebab musabab terjadinya aksi 212 di Jakarta salah satunya ialah dikarenakan pasangan calon kepala daerah Ahok diduga telah menistakan agama islam dengan menggunakan salah satu ayat dalam Al-Qur'an yaitu Al-Maidah : 51. Serta dugaan bahwa pihak Ahok yang satu partai dengan Jokowi ini tengah menerima sekian kontainer yang berisi uang untuk dibagikan menjelang pilgub DKI 2017 ini sontak mendapat protes dari masyarakat muslim yang berbondong-bondong datang ke Monas menuntut Ahok ditindaklanjuti.

Diduga pilgub DKI Jakarta 2017 ini 'berbau' pilpres yang akan diselenggarakan tahun 2019 ini. Masyarakat cenderung mengaitkan Jokowi yang pro-China sehingga kekayaan Indonesia lari ke luar negeri yang dipertegas lagi dalam debat ke-4 Pilpres 2019 oleh calon presiden Prabowo Subianto.

Kaitannya dengan umat islam, tentu hal ini akan menuai kontra. Mengesampingkan kewarganegaraan Ahok, telah terbukti di beberapa media massa bahwa Jokowi selama masa kepemimpinannya telah membuat beberapa kebijakan yang condong ke China, seperti yang dilansir pada Tempo.co. Sementara itu, beberapa waktu lalu netizen dihebohkan dengan penganiayaan muslim Uighur China. Tak menutup kemungkinan hal ini menimbulkan kekawatiran pada masyarakat muslim Indonesia apabila pemenrintahan Jokowi yang sudah pro China menjadikan beberapa kursi parlemen diduduki orang-orang yang berkepentingan dengan China sehingga akan terjadi tragedi Uighur di Indonesia.

Uighur sendiri adalah etnis minoritas di China yang secara kultural merasa lebih dekat terhadap bangsa Turk di Asia Tengah, ketimbang mayoritas bangsa Han. Dilansir oleh BBC penyebab ketegangan Uighur dengan pemerintahan China adalah faktor kultural. Namun, tak menutup kemungkinan juga hal ini dipicu oleh faktor ekonomi mengingat lokasi etnis ini berada di Xinjiang yang mengandung sumber daya alam yang tak terhingga.

Lalu bagaimana dengan Rohingya?

Sebuah situs menjelaskan konflik Rohingya dipicu oleh aksi menumpas 'terorisme' oleh para tentara Myanmar.
Militer Myammar melakukan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap etnis Rohingya yang menyebabkan mereka berupaya menyelamatkan diri ke negara tetangga yaitu Bangladesh, Malaysia, termasuk Indonesia. Bahkan, Aun San Suu Kyi membiarkan aksi ingin menumpas habis muslim Rohingya tersebut. Pemerintah AS membenarkan kejadian itu. Hingga saat ini, pengungsi Rohingya dianggap etnis tanpa kewarganegaraan. Hal ini tentu memicu kelompok-kelompok HAM membela Hak Kemanusiaan etnis ini hingga ke PBB, namun pemerintah Myanmar mengecam PBB untuk tidak ikut campur dalam krisis di negaranya.

Baru-baru ini diduga ada motif tertentu di balik kekerasan yang telah terjadi sejak tahun 2012 ini. China yang sedang dalam proyek ekonominya untuk meningkatkan pembangunan di provinsi Yunnan (yang dikuasai daratan China), dan memberikan akses langsung ke Samudra Hindia. Ini akan memperlancar arus impor minyak China untuk melewati Selat Malaka.

Maka, salah satu sabda Rasulullah yang insyaAllah bisa kita lihat dari kejadian ini adalah, RASULULLAH Shallallahu  ‘Alaihi Wassallam   bersabda: “Hampir tiba suatu masa dimana berbagai kaum mengepung kalian, bagaikan orang-orang yang lapar mengerumuni hidangan mereka.” Maka seorang sahabat Nabi   bertanya: “Apakah karena jumlah kami yang sedikit pada hari itu?”  Nabi   menjawab: “Bahkan, pada hari itu jumlah kamu banyak, tetapi kamu (laksana) buih dari air yang mengalir;  dan Allah Subhanahu Wata’ala akan mencabut rasa takut terhadap kalian dari hati musuh-musuh kalian; dan Allah Subhanahu Wata’ala akan menancapkan ke dalam hati kalian penyakit al-wahnu.” Seorang sahabat bertanya: “Apakah al wahnu itu Ya RasulAllah ?”   Rasulullah Shallallahu  ‘Alaihi Wassallam menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.” (HR Abu Daud) dikutip dari Hidayatullah.com.

Maka, marilah kita berpikir. Bangsa Indonesia saat ini, terutama bagi muslim, mungkin sedang tidak mengalami penganiayaan, pembunuhan, pemerkosaan, bahkan pembasmian seluruh etnis layaknya di Uighur maupun Rohingya. Namun, bila melihat hadist Nabi SAW tadi, hal ini tak jauh beda dengan apa yang terjadi dengan saudara-saudara Muslim lainnya di luar sana. Intinya, penindasan terhadap muslim tengah terjadi. Tidak dalam bentuk kekerasan (di Indonesia) namun dalam bentuk pengubahan pola pikir dan perang politik melawan kelompok yang akan menguntungkan kaum asing dan 'menganiaya' batin rakyat pribumi sendiri. Mungkin, seteru politik inilah tipe cobaan untuk muslim Indonesia. Wallahu A'lam.

Bisa jadi suku Jawa layaknya Rohingya (yang dianggap etnis ilegal yang masuk ke Myanmar) dan bukannya suku asli Indonesia. Na'udzubillahi min dzaalik.

Ingatlah! Bahwa muslim di dunia sekarang ini semakin bertambah jumlahnya. Semakin banyak penindasan terhadap kaum muslim semakin banyak pula yang memutuskan untuk memeluk agama islam ini. Tak sedikit dalam forum Dr. Zakir Naik, di tengah-tengah konflik yang terjadi di Suriah, non-muslim mengucapkan syahadat mereka dalam forum itu baik secara langsung maupun tak langsung.

Maka, ini akan menjadi pengingat untuk kita, janganlah takut mati! Perbaiki iman dan berjuanglah di jalan yang Haq! Tayangan TV atau film yang menutup mata kita dari melihat kejadian-kejadian pelanggaran HAM terutama terhadap kaum muslimin, harus segera dikurangi. Apabila tayangan itu tak bisa dibendung, maka tamengilah diri sendiri! Ikutlah berjuang di jalan yang diridhoi Allah. Sesungguhnya seseorang yang mati syahid lebih memilih mati dalam keadaan syahid daripada dihidupkan kembali di dunia ini maupun mendapatkan segala sesuatu di dunia ini oleh Rumah Ilmu Al-Hilya.

Mulailah dengan memilih pemimpin yang insyaAllah diridhoi Allah Ta'ala!

Jazakumullah khoiron katsiro.

Wednesday, April 3, 2019

Tips Blogspot Muncul di Halaman Pertama Pencarian Google

Konnichiwa Minna~!! 😀
Zee mau sharing tentang pengalaman Zee yang baru 1 bulan ini mengurus (dengan serius) blogspot lama yang sudah hampir berlumut, bersawang, bahkan terlupakan. Alhamdulillah. Di era sekarang yang mayoritas orang berlayar di instagram dan youtube serta hampir melupakan hitam di atas putih, Zee dengan pengunjung 81 klik website, blogspotku bisa meraih posisi ke dua di halaman pertama Google.

Wow! 😶

Bagiku yang pemula ini sungguh merasa.....kalian bisa nebak sendiri kan ya?

Ok, aku sharing pengalaman ya. Di sini aku nggak bakal bahas RINCIAN gimana cara biar postingan bisa di halaman pertama Google, tapi hanya garis besarnya saja.

Pernah terfikirkan gimana para blogger itu bisa mendapatkan uang dari ketikan mereka?

Well, aku juga ngerasa begitu. Sebenarnya apabila ingin menyampaikan suatu pesan kepada orang lain, apalagi di zaman milenial ini, cara paling cepatnya yaitu membuat video di Youtube atau video di Instagram.

Sadar nggak? Kalau ini justru kesempatan baik kita untuk mendapatkan jumlah klik yang walaupun nggak ribuan tapi bisa berada di halaman pertama Google.

Adakalanya orang butuh bukti tulisan, terutama orang-orang yang sukanya gampang curigaan, kalau mereka nggak baca artikelnya sendiri dengan mata kepala mereka sendiri, mereka sulit percaya (termasuk aku juga sih 😁). Oleh karena itu, jangan dikira tulisan-tulisan para blogger yang viewnya nggak sebanyak postingan instagram sebagai hal kuno, jadul lah, kudet lah. Bukan.

Oke! Lalu tips menulisnya gimana? 

1. Pertama, kalian siapkan mental kalian! Ini sangat penting. Bahkan persiapan mental sangat berguna di momen apapun atau saat menghadapi ujian apapun (ujian hidup loh ya! 😋). Jangan sampai kalian berpikiran, "Gimana kalau nggak ada yang baca blogku?", "Gimana kalau blogku nggak menarik?", "Halah, mending bikin vlog aja!", dll. Semua hal itu hanya akan menghambat kalian melakukan sesuatu. Ini juga menjadi pelajaran buatku juga sih.

Yang terpenting dalam sebuah proses yaitu ketika kita memulai. Seorang wirausahawan berkata, "Bisnis yang paling baik adalah bisnis yang kamu mulai." Jadi, nggak perlu memikirkan hal-hal pesimis yang mungkin benar bakalan terjadi setelah memulai bisnis. Proses terberatnya adalah kapan kamu memulainya. Sehingga, ketika proses ini bisa kalia lewati, insyaAllah kedepannya kalian bisa lebih fokus untuk lebih memikirkan gimana mendapatkan untung daripada "Bagaimana apabila gagal?"

2. Kedua, pelajari pelan-pelan bagaimana setting Template yang bagus menurut SEO. Yang ini juga tak kalah penting. Apabila kalian HANYA berniah membuat blog pribadi yang HANYA berisi curhatan dan HANYA kalian sendiri yang membacanya, maka Template apapun, seindah apapun itu, semua terserah kreasi kalian, karena hanya kalian yang menikmatinya.

Nah, apabila kalian membuat blog untuk bisa dibaca orang lain dan mungkin beberapa di antara kalian juga ingin mendapat pengahasilan dari menulis, maka template yang simple dan mudan diakses adalah pilihan yang sangat direkomendasikan (siapa yang rekomendasikan? Google sendiri yang bilang). Template yang simple sangat berfokus pada konten yang ingin disampaikan sehingga perhatian pembaca akan terfokus pada tulian kita.

Contoh,


3. Ketiga, pelajari konten apa yang kira-kira lagi viral-viralnya saat ini. Nah, ini juga sangat penting. Semakin viral sesuatu semakin banyak orang-orang mencari bukti-bukti atau tutorial tentang hal-hal viral tersebut. Seperti sekarang ini di Indonesia sedang ramai-ramainya perang politik antara Petahana Jokowi dan Oposisi Prabowo. Nah, kalian bisa bikin blog tentang bukti-bukti atau data-data konkrit yang mendukung segala ulasan mereka.

Atau mungkin tentang tutorial menjadi youtuber profesional misal, kan lagi ramai-ramainya juga tuh King dan Queen Youtuber kali ini berasal dari Indonesia. Kalian tahu kan siapa yang kumaksud? 😎


4. Keempat, pelajari tentang SEO, termasuk tentang kode-kode HTML yang bisa membuat website kalian dikenali Google. Jangan kira kode-kode HTML ini sulit (yaaah, bagiku emang sulit sih 😡), tapi para senior blogger sudah banyak kok yang sharing tentang gimana mengatur kode-kode HTML ini di blogspot.


5. Rutin mengerjakan/membuat konten blog. Nah, ini juga menjadi PR untukku. Berhubung jadwal yang banyak dan sibuk, jadi jarang update blog. Padahal aku pernah bikin target untuk selalu update 1 day 1 article. 😢. Pokoknya, Google tuh menilai kalian, terutama di awal-awal bikin blog.

Okaiii.. Itu aja tips-tips dari Zee. Semoga bermanfaat dan bagi yang sudah mencoba, selamat terjun di dunia tulisan. Selalu semangat!

Jaaa Nee!

Friday, March 29, 2019

How to Diet like the Prophet SAW? | Dengan Madu. Diet Ala Rasulullah SAW

"Hampir setiap pagi aku selalu bisa membuang lemakku."

Siapa tak kenal dengan makanan ini?

Makanan yang biasanya digadang-gadang "mahal" oleh orang Indonesia atau "kalau nggk mahal ya nggak murni." Memang benar, di Indonesia, minuman ini cenderung mahal, terutama bagi kalangan dengan ekonomi menengah ke bawah. Padahal, apabila kita lihat dari segi kesehatan, makanan ini mempunyai banyak kegunaan dan manfaat, untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. Dikarenakan harga madu yang 'mahal' itu, kebanyakan orang Indonesia cenderung lari ke obat-obatan kimia.

Mari kita menoleh ke salah satu sunnah Nabi tentang makanan ini, yang luar biasanya pula disebutkan spesifik dalam QS An-Nahl ayat 69,

يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُون

“…Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi orang-orang yang memikirkan.”

Dikutib dari buku karangan Syekh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, "Rahasia Pengobatan NABI SAW" diterangkan bahwa Rasul SAW biasa melakukan terapi pengobatan Islami yang dalam Islam biasa disebut pengobatan Nabawi.

Madu mengandung enzim-enzim hidup yang amat diperlukan manusia untuk mengingkatkan fungsi tubuh yang optimal. Bahkan ada yang mengatakan 1000 manfaat madu. Madu juga dapat membantu penderita diabetes karena mengandung 69% glukosa dan fruktosa. Kadar glukosa yang lebih banyak dari fruktosa ini tidak meningkatkan trigliserida atau lemak dalam darah namun tetap bisa menjaga kadar gula darah, sementara fruktosa bersifat lipogenik atau memproduksi lebih banyak lemak.

Manfaat madu lainnya dapat digunakan untuk kecantikan kulit, sebagai obat luka atau luka bakar karena mengandung antiseptik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu, dan juga dapat menjadi obat batuk dan pilek menurut Dr. Hj. Tien Chudrin Tirtawinata Sp.GK.

Nah, lalu apa hubungan madu dengan diet?

Rasulullah biasa makan madu di pagi hari saat perut masih kosong. Ini pula yang kucoba terapkan dalam keseharianku. Aku biasa meminumnya dengan air hangat, yaitu sesendok penuh madu dan setengah gelas air hangat. Kalaupun tidak ada bisa kok kita pakai air dingin(bukan air es ya).

Untuk waktu minumnya jam berapa?

Di dalam hadist tidak desebutkan secara spesifik pukul berapa kita dianjurkan minum madu, menurutku pagi hari saat perut masih kosong bagi seorang muslim yaitu pagi hari saat akan melakukan sholah subuh atau ketika bagun tidur di pagi hari.

Nah, berdasarkan pengalaman madu ini tak langsung berefek di hari ketika pertama kali kamu meminumnya. Aku butuh sekitar tiga minggu untuk bisa merasakan efeknya (mungkin karena sistem pencernaanku nggak segitu baik kali ya). Selang satu hingga dua jam meminum madu aku biasa pup ke kamar mandi. Jadi, bisa dibilang makanan yang aku konsumsi di hari sebelumnya bisa dengan lancar keluar di esoknya. Sehingga, pagi hari perut terasa ringan dan siap untuk diberi nutrisi baru yang masih fresh.


Memang dari segi membantu diet takkan terlihat perbedaan secara signifikan, karena madu dengan pola makan seperti ini cenderung menstabilkan berat tubuh agar tidak menimbun lemak lama. Jadi, selain mengkonsumsi madu, usahakan untuk memilih makanan lain yang bisa membantu diet seperti apel. Penjelasannya ada di How to Diet like the Prophet SAW? Bab Apel. InsyaAllah diet bisa lancar dan sehat.

Namun, jangan lupa kesehatan adalah yang harus dinomorsatukan. Jangan terlalu berambisi untuk diet tapi kesehatan tidak diperhatikan. Pemilihan makanan dan pola makan itu sendiri sudah mempengaruhi diet kita, apalagi bila ditambah dengan olah raga yang cukup.

Itulah secuil pengalaman dariku. Aku sebenarnya tidak dalam mode diet sekarang, tapi "dulu" aku pernah mengalami proses ini dan insyaAllah cara yang kupakai halal sesuai sunnah Rasulullah. Karena aku percaya satu hal, "Al-Qur'an dan Hadist bukanlah sesuatu yang tak mungkin, tapi sesuatu yang masuk akal yang mengagetkan kita."

Jaa ne~. InsyaAllah aku bakal share tips-tips diet ala Rasulullah di artkel berikutnya.

Wassalamu'alaikum.

Monday, March 25, 2019

How to Diet like the Prophet SAW? Dengan Apel. Diet Ala Rasulullah SAW

"Berat badanku turun dari 49.5 kg menjadi 47 ketika aku membiasakan makan apel."

Artikel ini hanya satu versi dari Diet Ala Rasulullah. Bakal ada versi lainnya dari Diet Ala Rasulullah dengan menu diet lainnya.

Menu diet lain ada di How to Diet like the Prophet SAW? Bab Madu.

Lalu, bagaimana cara makan buah apel (termasuk buah-buah lainnya) yang bisa membantu proses diet kita?

Hal ini kerab terselib dari benak para konsumer buah yang sering menjadikan buah-buahan sebagai penutup. Tahukan kalian bahwa buah lebih baik dimakan sebelum makan nasi?

Berdasarkan pengalamanku, suatu ketika Nenek pulang dari pasar Subuh (pasar yang buka di pagi buta, biasanya jam 7 sudah sepi) membawa sekantong plastik berisi apel hijau. Berhubung aku tipe orang yang malas sekali kalau harus memisahkan daging dan kulitnya, jadilah tipe buah favoritku adalah buah-buahan yang kulitnya bisa langsung kita makan.

Nah, buah apelnya kecil-kecil tuh, jadi nggak bakal kekenyangan saat memakannya dan bisa jadi cemilan. Waktu itu aku sama sekali belum tahu manfaat apel untuk diet.


Dikutib dari merdeka.com, kita disarankan untuk makan buah 20-30 menit sebelum makan nasi. Buah mengandung gula dan membutuhkan waktu untuk mencernanya. Maka, disarankan untuk makan buah terlebih dahulu sebelum nasi agar gula bisa dicerna dengan lancar. Selain itu, makan buah sebelum makan membuat perut terasa berisi sehingga mengurangi porsi makan kita dan membantu diet.

Ada sebuah dalil yang disebutkan oleh Imam An-Nawawi rahimahullah, “Imam An-nawawi telah menyebutkan ketika menjelaskan hadits Abi Al-Haitsam bin Thihan tatkala ia datang kepada Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dan ada Abu Bakar dan Umar. Ia membawa wadah yang berisi kurma basah dan kurma kering, kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata,
‘Makanlah ini (kurma)", kemudian mengambil hidangan dan kemudian pergi.
Imam AN-Nawawi menjelaskan bahwa hadits ini sebagai dalil dianjurkannya mendahulukan makan buah, baru kemudian roti, daging dan makanan pokok lainnya.

Sehingga, nggak heran yang kala itu (cerita di atas) aku hanya menjadikan buah apel sebagai cemilan, eh, selang beberapa hari (3 hari kira-kira ya) aku main lagi ke rumah sepupu cewekku yang kebetulan punya timbangan di rumahnya, ternyata berat badanku turun 2.5 kg. Aku mulai berpikir kebiasaan makan apa yang berbeda yang kulakukan selama liburan itu. Setelah itu, aku mulai mencari informasi mengenai buah apel.

Selain karena yang dipaparkan di atas, ternyata buah apel mengandung serat larut air (pektin). Beberapa fungsi pektin diantaranya yaitu : menurunkan kadar kolesterol LDL, merangsang sistem kekebalan tubuh, dan mengatur insulin agar tidak berlebihan sehingga menyebabkan translokasi GLUT-4 (Glucose Transporter-4) ke membran sel untuk memudahkan glukosa masuk ke jaringan. Masuknya glukosa ke dalam jaringan menyebabkan kadar glukosa di dalam darah turun.

Nah, sudah punya gambaran gimana cara makan buah yang benar sesuai anjuran Rasulullah SAW?

Semoga artikel ini bermanfaat dan apabila ada pertanyaan bisa komen di bawah. Aku bakal posting artikel How to Diet like the Prophet dengan menu lainnya yang pasti berdasarkan pengalamanku juga.

Ja ne~

Sunday, March 17, 2019

Review : Hirunaka no Ryuusei

Hai Minna! Ketemu lagi. Kali ini Zee mau bahas tentang salah satu movie adaptasi dari shoujo manga berjudul "Hirunaka no Ryuusei" yang dalam bahasa Indonesia berarti Bintang Jatuh di Siang Hari. Mana ada?

Yah, namanya aja juga movie.

Well, Zee nggak bakal bahas tentang plotnya karena ku yakin kalian sudah pada pintar mau mencari plotnya atau spoilernya dimana.

Zee cuma bakal review tentang movie-nya saja, bukan anime ya.

Sekilah, mungkin bakal ada yang berkomentar, "buat apa sih bikin review? tinggal tonton aja movienya." yah, kurang lebih aku setuju dengan itu. Tapi, dalam setiap review yang kupaparkan, aku selalu berusaha membahas pesan positif dan nasihat yang bisa kita ambil.

Well, let's get started!

Kenapa aku bahas movienya dan bukan manganya?

Karena sudah bukan rahasia umum lagi kalau movie adalah ringkasan daripada animenya. Jadi, yah jangan berharap kamu dapat setiap detail kejadian sehari-hari dalam movie ini.

Sudah ada gambaran gimana jalan ceritanya dari gambar di bawah ini?

Dan untuk movie yang satu ini, boleh kubicara adalah "terlalu rush". Saking terlalu terburu-burunya kamu kadang harus bertanya-tanya, "kok udah gini ya? harusnya paling nggak ada kejadian kayak ini/itu dulu.". Sepertinya si sutradaranya ingin mengatakan "ini adalah poin-poin pentingnya tapi kalian tetap bakal dapat feelingnya kok."

Jangan dipikir aku membuat kalian supaya tidak nonton movie ini. Tidak, seperti anggapanku tentang si sutradara tadi, movie ini hanya berisi kumpulan poin-poin penting setiap kejadian seperti di adegan ini, si pemain utama menyadari cintanya pada sang sensei, di adegan berikutnya langsung ada proses menyatakan perasaan. Yah, bener-bener rush deh. Namun, kalian bener-bener bisa dapat feelingnya kok. Jadi, jangan terlalu cepat ambil keputusan yah.

Bida dibilang movie ini sangat direkomendasikan buat kalian yang nggak mau repot baca manganya tapi tetap dapat maksud ceritanya.

Movie ini juga menunjukkan adanya perkembangan karakter. Proses berkembangnya kedewasaan dialami setiap pemain utama movie ini. Sehingga sangat bagus buat kalian yang ingin belajar menghadapi masalah kehidupan yang tak jauh-jauh dari rumitnya perasaan.

Untuk endingnya, bener-bener tak kusangka. Aku tipe orang yang suka menebak cerita dan jalan cerita, jadi ketika sebuah cerita berakhir tak sesuai yang kubayangkan berarti cerita itu memang wow. Bagi kalian yang punya sense film yang luar biasa, boleh deh mencoba nonton movie ini.

So, last one, apa pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita ini?

1. Ada saatnya kamu harus berfikir sebelum bertindak. Pola pikir untuk dua orang berbeda usia (dengan selisih yang jauh) bisa jadi juga berbeda.

2. Selalu jujur dalam perasaanmu. Menyimpan rahasia tak sepenuhnya baik untukmu maupun temanmu.

3. Teruslah berusaha untuk bisa mamahami pasangan hidupmu.

Well, kurasa itu saja yang bisa aku share tentang cerita ini. Kalapun kalian mendapatkan nasihat lain dari movie ini silahkan share di kolom komentar di bawah.

See you on my next review!

Tuesday, March 12, 2019

Sehelai Daun Terjatuh

Menangis. Ia menangis dalam malam kelabu. Kulit terasa perih. Setetes air dari mata begitu membakar.
Selalu ia dengungkan kalimat itu. Aku tidak salah. Aku tidak salah. Tapi, apa aku salah?
Kelopak itu akhirnya terbuka. Sorot menyedihkan terpancar saat itu juga. Seketika matanya kembali tertutup kala rintik-rintik itu menusuknya. Perih. Sebagaimana butiran air itu menghunus tajam kulitnya.
Ia menangis. Apa langit juga sedang menangis? Kenapa? Apa ia juga bersalah?
Gemerisik di sekitarnya kian mengganggu. Menimbulkan refleksi hatinya yang berantakkan. Tapi, ia hanya diam. Biarpun mengganggu, hanya itulah yang menemaninya. Aliran air dari atasnya tak ia hiraukan. Dibiarkannya mengikuti lekuk wajah untuknya sampai ke tanah bawah. Lagipula, apa yang ia punya sekarang? Baginya, payung pun tiada berguna. Hatinya terlanjur basah. Sakit sudah menghujamnya.
Ia mulai mengambil langkah. Satu per satu hingga ia sampai di tengah-tengah taman bermain itu. Penerangan yang tak seberapa serta hujan kali ini menambah suram tempat yang penuh tawa di pagi harinya.
Luna, namanya, tak tahu harus bagaimana lagi. Sebuah kesalahan besar telah mengambil alih benaknya. Mungkin ia memang tak sepenuhnya salah, sebagaimana ia berusaha menyangkalnya selama ini. Tapi, sebesar apapun usahanya melupakannya, gambaran itu selalu mengusiknya.
Aku tak salah. Aku benar-benar tak salah.
Dan kakinya tak lagi mampu menopangnya. Jatuh sudah tubuhnya di alas taman itu. Bajunya kotor. Ia tak peduli. Dan tangis yang hanya setetes itu akhirnya terpecah ruah menjadi beberapa.
Kecewa. Ia sangat kecewa. Tangan lembutnya telah melakukan suatu kesalahan besar. Matanya menatap getir telapak tangannya. Telapak yang tanpa ia sangka telah merenggut paksa benda berharganya.
***
"Ayah! Aku ingin menjadi koki."
"Apa?" ayahnya mengerutkan alis heran di samping matanya yang terfokus pada koran harian di tangannya.
"Aku ingin menjadi koki." Luna mengulang.
"Kenapa? Kau lebih baik dalam bisnis, Nak."
"Tapi, aku suka memasak, Yah."
Ayahnya menurunkan korannya dan menatapnya sungguh-sungguh.
"Kemampuanmu berbisnis lebih meyakinkan, Luna. Ayah yakin kau hebat meneruskan bisnis Ayah nanti."
Dan amarah seketika itu meraup hatinya. "Jadi, Ayah hanya ingin memanfaatkan kemampuanku? Untuk bisnis Ayah?"
"Ayah pikir kau bisa memahaminya."
"Ta-tapi Ayah―"
"Luna! Ayah mengandalkanmu."
Luna kehilangan kata-kata. Ia merengut kesal. Dan hentakan kaki itu bagai refleksi kejengkelan hatinya.
BLAM
Bahkan ia tak peduli bila pintu kamarnya sampai rusak sekalipun karena tingkahnya.
Luna tak suka. Memasak adalah hobinya. Ia menyukainya. Sangat.
Selama ini, ia selalu mengikuti kemauan ayahnya. Belajar di sekolah swasta favorit pilihan ayahnya. Kursus sore pilihan ayahnya. Terkurung di rumah juga karena ayahnya. Dan sebenarnya, dengan sangat berat hati ia memilih jurusan akuntansi pun karena ayahnya. Padahal ia sangat ingin bersinggah di tata boga.
Luna menghempaskan dirinya di kasurnya. Air mata mengalir sejadi-jadinya. Hatinya pun tak kalah menjerit. Luna hanya ingin melakukan sesuatu yang diinginkannya. Yang membuatnya senang. Yang walaupun sulit sekalipun, ia tetap bahagia.
Memasak adalah hal yang disukainya. Kegiatan kecil yang menyenangkan. Dan kegiatan kecil itu adalah penghubungnya dengan mendiang ibunya yang telah lama pergi. Ibunya sangat suka memasak. Cita-citanya ingin menjadi koki. Tapi, beliau lebih dulu dipanggil Yang Maha Kuasa sebelum cita-cita itu terwujud. Dan mewujudkan impian ibunya menambah semangatnya untuk menjadi koki.
Luna harus bisa. Ia harus menjadi koki. Apapun yang terjadi, ia akan melakukannya. Biarlah ayahnya melawan. Ia harus membuat ayahnya tersadar bahwa ia juga menginginkan kehidupannya. Kehidupan atas kuasanya sendiri. Lagipula, untuk apa pujian manis ayahnya setiap kali masakannya dihidangkan kalau ternyata ayahnya tak mendukungnya?
Luna harus merubah pemikiran itu.
***
"Pagi, Ayah!" sapa Luna seceria mungkin. Ia mencium pipi ayahnya yang sedang membaca koran pagi.
"Kau semangat sekali. Ada apa?"
"Hehe. Hari ini teman-teman mengajakku jalan-jalan sepulang sekolah ke taman bermain. Mereka punya kejutan untukku."
"Siapa temanmu? Pulang jam berapa?" Ayah Luna mulai kawatir.
Sebagai balasannya, Luna memutar mata bosan. "Ayah! Teman sekelasku perempuan semua. Dan tentu saja aku pulang sebelum malam. Tenang saja, Yah!"
Dan itu membuat ayahnya tersenyum.
"Oh ya! Aku juga punya kejutan untuk Ayah."
Tanpa menunggu respon ayahnya, Luna melesat pergi menuju dapur. Menimbulkan mimik heran di wajah ayahnya.
Tak berapa lama, Luna kembali dengan nampan berisi makanan. Dan seketika wajah ayahnya bersinar melihat apa yang tersaji di dalamnya.
"Massaman Curry" tanya ayahnya penuh rasa kagum.
Luna mengangguk semangat. "Iya."
"Kupikir hanya ibumu yang bisa membuatnya."
"Ayah! Aku juga bagian dari ibu, ingat?"
"Haha! Benar juga."
"Ayo! Dicoba, Yah!"
Ayahnya mengangguk kemudian mulai melahap makanannya sedikit demi sedikit.
"Ayah ingin melihat bagaimana membuatnya? Sangat fantastik loh," tawarnya.
"Apa tak terlambat?"
"Hari ini aku berangkat agak siang. Jadi, mau melihatnya?"
Ayahnya tampak berpikir sejenak. "Baiklah. Ayah akan lihat."
"Yei!" Dan Luna langsung menarik tangan ayahnya menuju dapur. Ia langsung memakai apron kuning milik ibunya dulu dan mulai menyiapkan bahan-bahannya. Ayahnya hanya mengamatinya sambil bersandar di bingkai pintu.
Setelah semua siap, Ino mulai menjalankan aksinya. Memanaskan panggangan, memotong-motong bumbu. Serta mencincang dagingnya sesuai resep yang tertera rapi di kepalanya.
"Ayah!" panggilnya pelan di sela-sela kegiatannya memotong bumbu.
"Ya?"
"Saat aku diberitahu ibu tentang resep ini, aku merasa kesulitan bahkan sebelum mencobanya."
Ayahnya hanya diam mendengarkan.
"Tapi, setelah mencoba, walaupun akhirnya gagal, ternyata mengasyikkan. Dan begitu berhasil, aku senang sekali."
"Luna! Apa yang ingin kau katakan pada Ayah?" Tampaknya, ayahnya sudah mengetahui maksud Luna yang sebenarnya.
Luna tersenyum ke arahnya. "Aku ingin Ayah tahu kalau aku menyukai masak. Rasanya menyenangkan sekali."
Ayah Luna berjalan mendekatinya. Ia mengusap ujung kepala Luna lembut, layaknya seorang ayah yang memenangkan anaknya yang tengah bersedih. Membuat Luna menghentikan kegiatannya sementara.
"Ayah hanya ingin kau hidup tenang nantinya. Kau banyak prestasi di bidang bisnis. Banyak peluang kerja setelah kau lulus nanti."
"Tapi aku benar-benar ingin menjadi koki, Ayah. Aku menyukainya." Luna mulai melawan walaupun di hatinya terbesit rasa bersalah karena telah membentak ayahnya. "Menjadi koki adalah cita-cita ibu. Aku ingin mewujudkannya."
Ayahnya mengerutkan alis. "Kau ingin mewujudkan cita-cita ibumu? Lalu bagaimana dengan Ayah? Apa kau tak ingin mewujudkan cita-cita Ayah?"
Tercekat. Luna berusaha mempertahankan pendiriannya. "A-aku tak ingin membedakan Ayah atau ibu. Aku sayang kalian berdua. Tapi, aku juga menginginkan hidupku sendiri. Cita-citaku sendiri. Aku ingin menjadi koki."
Dan ayahnya tak bisa menahannya lagi. Ia mencekram kedua bahu Luna. "Luna! Dengarkan Ayah! Kau harus menjadi seorang pebisnis. Ayah tahu itu yang terbaik untukmu."
Luna pun sama. Ia sudah tak bisa menahannya lagi. Ia sangat ingin ayahnya mengerti dirinya. Bahkan ia sampai bangun pagi-pagi hanya untuk mempelajari resep rahasia ibunya tentang makanan favorit ayahnya. Luna hanya ingin ayahnya mengerti dirinya, mengerti keinginannya. Membiarkannya menjadi manusia yang berpendirian.
Tapi, ternyata hati ayahnya tak tergerak sedikit pun. Usahanya berujung pada jalan buntu.
Dengan kumpulan amarah dan kesedihan, Luna memberontak dari lengan ayahnya. Tanpa disadarinya tangannya masih menggenggam pisau bumbunya. Dan tiba-tiba pisau itu menggores tepat pergelangan tangan kanan ayahnya. Menimbulkan desahan dari bibir ayahnya.
Seketika ia mematung. Ayahnya pun tak kalah menatap horor darah yang mengalir. Ia beralih pada putrinya.
Jantung Luna mulai bergemuruh. Pikirannya meliar dengan berbagai dugaan yang tiba-tiba menghantam. Ia mendekati ayahnya kawatir yang kini mulai sesak nafas.
"Ayah! Ma-maafkan aku! Aku tak sengaja. Ayah!"
Tapi, ayahnya hanya diam seraya nafasnya yang semakin memburu. Luna sangat takut. Ia tahu benar apa yang akan terjadi. Ia menggores tepat ke titik nadi di pergelangan ayahnya. Ia benar-benar takut bila dugaannya benar.
"Bertahanlah, Yah! Aku akan panggil dokter."
Belum sempat ia melangkah pergi, tangan kiri ayahnya menahannya. Ia tersenyum hangat pada Luna.
"A-ayah sayang Luna. Maafkan Ayah! Ja-jadilah orang yang bahagia."
Dan dunia Luna seketika hancur kala tangan ayahnya terkulai lemas dan manik hitam itu tertutup kelopak mata.
Ayahnya pergi. Meninggalkannya. Luna.. telah membunuh ayahnya sendiri.
***
Tanpa disadarinya, air mata kembali mengalir membasahi pipi. Ia sungguh menyesal. Rasa sesak itu kembali muncul. Ia telah membuat kesalahan besar. Setengah dari hidupnya menghilang. Ia salah. Ia-lah yang patut disalahkan.
Dua hal yang paling berharga dari hidupnya adalah sosok ibu tercinta dan cita-citanya menjadi koki. Dan begitu kejadian mengerikan ini terjadi, ia baru sadar, ada sehelai daun hijau lain yang berharga baginya. Ia kira, harapan itu akan terjatuh oleh desakan sang Ayah. Namun, karena kekeraskepalaannya mempertahankan harapan kecil itu, bukan daun cita-cita yang terjatuh, melainkan daun lain yang tanpa disadarinya lebih berharga. Ayahnya pergi meninggalkannya. Menyusul sang Ibu dan pergi dari sisinya.
Ia pun sendiri sekarang. Meratapi penyesalannya yang mungkin.. takkan pernah lepas dari hatinya.
Bersama sang langit yang turut bersedih, ia menangis.

Waspada Modus Penipuan Jual Beli Ayam: Mencatut Nama PT Japfa Comfeed Indonesia

Belakangan ini, jagat media sosial—khususnya Facebook—sedang marak dengan modus penipuan yang menyasar para peternak atau pembeli ayam. Miri...