Friday, March 29, 2019

How to Diet like the Prophet SAW? | Dengan Madu. Diet Ala Rasulullah SAW

"Hampir setiap pagi aku selalu bisa membuang lemakku."

Siapa tak kenal dengan makanan ini?

Makanan yang biasanya digadang-gadang "mahal" oleh orang Indonesia atau "kalau nggk mahal ya nggak murni." Memang benar, di Indonesia, minuman ini cenderung mahal, terutama bagi kalangan dengan ekonomi menengah ke bawah. Padahal, apabila kita lihat dari segi kesehatan, makanan ini mempunyai banyak kegunaan dan manfaat, untuk kesehatan maupun untuk kecantikan. Dikarenakan harga madu yang 'mahal' itu, kebanyakan orang Indonesia cenderung lari ke obat-obatan kimia.

Mari kita menoleh ke salah satu sunnah Nabi tentang makanan ini, yang luar biasanya pula disebutkan spesifik dalam QS An-Nahl ayat 69,

يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُون

“…Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi orang-orang yang memikirkan.”

Dikutib dari buku karangan Syekh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, "Rahasia Pengobatan NABI SAW" diterangkan bahwa Rasul SAW biasa melakukan terapi pengobatan Islami yang dalam Islam biasa disebut pengobatan Nabawi.

Madu mengandung enzim-enzim hidup yang amat diperlukan manusia untuk mengingkatkan fungsi tubuh yang optimal. Bahkan ada yang mengatakan 1000 manfaat madu. Madu juga dapat membantu penderita diabetes karena mengandung 69% glukosa dan fruktosa. Kadar glukosa yang lebih banyak dari fruktosa ini tidak meningkatkan trigliserida atau lemak dalam darah namun tetap bisa menjaga kadar gula darah, sementara fruktosa bersifat lipogenik atau memproduksi lebih banyak lemak.

Manfaat madu lainnya dapat digunakan untuk kecantikan kulit, sebagai obat luka atau luka bakar karena mengandung antiseptik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu, dan juga dapat menjadi obat batuk dan pilek menurut Dr. Hj. Tien Chudrin Tirtawinata Sp.GK.

Nah, lalu apa hubungan madu dengan diet?

Rasulullah biasa makan madu di pagi hari saat perut masih kosong. Ini pula yang kucoba terapkan dalam keseharianku. Aku biasa meminumnya dengan air hangat, yaitu sesendok penuh madu dan setengah gelas air hangat. Kalaupun tidak ada bisa kok kita pakai air dingin(bukan air es ya).

Untuk waktu minumnya jam berapa?

Di dalam hadist tidak desebutkan secara spesifik pukul berapa kita dianjurkan minum madu, menurutku pagi hari saat perut masih kosong bagi seorang muslim yaitu pagi hari saat akan melakukan sholah subuh atau ketika bagun tidur di pagi hari.

Nah, berdasarkan pengalaman madu ini tak langsung berefek di hari ketika pertama kali kamu meminumnya. Aku butuh sekitar tiga minggu untuk bisa merasakan efeknya (mungkin karena sistem pencernaanku nggak segitu baik kali ya). Selang satu hingga dua jam meminum madu aku biasa pup ke kamar mandi. Jadi, bisa dibilang makanan yang aku konsumsi di hari sebelumnya bisa dengan lancar keluar di esoknya. Sehingga, pagi hari perut terasa ringan dan siap untuk diberi nutrisi baru yang masih fresh.


Memang dari segi membantu diet takkan terlihat perbedaan secara signifikan, karena madu dengan pola makan seperti ini cenderung menstabilkan berat tubuh agar tidak menimbun lemak lama. Jadi, selain mengkonsumsi madu, usahakan untuk memilih makanan lain yang bisa membantu diet seperti apel. Penjelasannya ada di How to Diet like the Prophet SAW? Bab Apel. InsyaAllah diet bisa lancar dan sehat.

Namun, jangan lupa kesehatan adalah yang harus dinomorsatukan. Jangan terlalu berambisi untuk diet tapi kesehatan tidak diperhatikan. Pemilihan makanan dan pola makan itu sendiri sudah mempengaruhi diet kita, apalagi bila ditambah dengan olah raga yang cukup.

Itulah secuil pengalaman dariku. Aku sebenarnya tidak dalam mode diet sekarang, tapi "dulu" aku pernah mengalami proses ini dan insyaAllah cara yang kupakai halal sesuai sunnah Rasulullah. Karena aku percaya satu hal, "Al-Qur'an dan Hadist bukanlah sesuatu yang tak mungkin, tapi sesuatu yang masuk akal yang mengagetkan kita."

Jaa ne~. InsyaAllah aku bakal share tips-tips diet ala Rasulullah di artkel berikutnya.

Wassalamu'alaikum.

No comments:

Post a Comment

Waspada Modus Penipuan Jual Beli Ayam: Mencatut Nama PT Japfa Comfeed Indonesia

Belakangan ini, jagat media sosial—khususnya Facebook—sedang marak dengan modus penipuan yang menyasar para peternak atau pembeli ayam. Miri...