Pernahkah dalam benak kalian
berpikir bahwa hidup ini mirip sekali dengan salah satu serial anime, film, atau drama
yang pernah kalian tonton?
Bila pertanyaan ini untukku, maka akan kujawab
“iya”.
Apa yang sebenarnya terjadi di luar sana? Di
daerah di luar dari negeri ini?Apa mereka tengah bahagia?
Apa mereka makan dengan cukup hari ini?
Tak perlu jauh-jauh. Apa yang
sebenarnya tengah terjadi dalam satu kota pun kadang luput dari pengetahuan kita.
Yang barusaja terjadi, sebuah tanah yang
tiba-tiba ambles terjadi di Surabaya, tepatnya di Gubeng.
Saat itu, sekitar pukul
21.00 tiba-tiba tanah ambles.
Meskipun tak terdapat korban jiwa tapi bisa ditebak berapa biaya yang
akan dikeluarkan untuk perbaikan jalan raya tersebut.
Tahukah kalian maksud semua ini?
Kiamat sudah dekat kah?
Itu memang benar, tapi kurasa kita terlalu terburu-buru bila menyimpulkan seperti itu.
Punbegitu, aku tetap akan membahasnya, tidak sekarang.
Pukul 21.00.
Kalian tahu apa yang kulakukan di jam-jam
itu?
Ya, aku sudah berbalut selimut bersiap menari di
alam mimpi.
Beberapa orang mungkin memilih untuk bersantai bergurau bersama keluarga. Yaah,
intinya waktu itu adalah jamnya untuk orang bersantai.
Mari kita anggap kalau itu sudah waktunya orang
pada umumnya untuk tidur.
Yang di saat bersamaan Allah
menjalankan rencananya.
Tidak ada peringatan,
tanah longsor itu terjadi begitu saja. Adakah alat untuk mendeteksi tanah longsor? Mendeteksi gempa sih ada,
namun tanah longsor? Hebat sekali siapa saja dia yang bisa menciptakan inovasi tersebut.
Ok, back to the topic.
Kun Fayakun!
Ketika Allah berkehendak, hanya dengan “Kun”,
maka terjadilah.
Tahukah kalian maksud semua ini?
Kita, yang
pulang dari kerja berharap akan senyuman orang rumah yang menyambut kita, ―pijatan
yang merilekskan kita, makanan yang siap untuk dilahap, serta cerita sang anak yang
kerap sekali mendapat masalah di sekolah―, kita sebenarnya tak tahu apa-apa. Tak pernah menyangka kalau azab
Allah bisa terjadi di mana saja, kapan saja.
Kita itu pintar, tapi sangat bodoh.
Ini seperti cerita dalam serial Gundam Seed
Destiny, yang
mana pemain utamanya sangatlah ambisius dan keras kepala ingin segera mengakhiri perang tanpa ia tahu kalau dia sedang dipermainkan.
Dia adalah pilot mobile suit yang handal tapi juga sangat bodoh.
Akankah kita juga seperti itu?
Handal dalam pekerjaannya tanpa tahu apa-apa di
balik itu?
Mungkin saja sebenarnya bos kita adalah seorang
mafia yang mendapat tugas untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia dan demi
tercapainya tujuannya tanpa menimbulkan kecurigaan, maka dibukalah lapangan pekerjaan
demi menjalankan misi utamanya?
Atau mungkin,
salah satu kerabat kita adalah anggota pasukan elit Amerika yang
sengaja ditunjuk untuk menyelidiki tentang sejarah dan geografis Indonesia demi
mendapatkan kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia
untuk pada akhirnya diperjualbelikan kesana?
Kuharap bukan keduanya.
Kuharap kalian baik-baiksaja, senantiasa di
jalan yang diridhoi Allah Ta’ala. Amiiiin.
Back to the Story!
Kalian tahu apa yang tengah terjadi di Suriah?
Di Ughyur? Di Myanmar?
Aaah~! Tak perlu jauh-jauh,
mari menengok ke tempat yang setiap hari kita kunjungi.
Kalian tahu apa yang tengah terjadi di ponsel
kalian? Di dunia maya kalian?
Apa yang sedang viral, apa yang
sedang dipertontonkan? Kalian pasti tahu.
Anak jaman kapan sih gitu aja kok nggak tahu?
Oke *mulai melenceng*.
Pertanyaannya, begitu melihat dan mendengar postingan-postingan tersebut,
apa yang terlintas di benak kalian?
Benarkah itu sebuah
“hiburan”? Benarkah masalah poligami adalah isu yang harus segera ditangani Indonesia?
Sadarkah kalian kalau kalian
tengah dimanfaatkan layaknya pilot mobile suit tadi?
Oke, kalaupun kalian tak sedang dimanfaatkan,
sadarkah kalian kalau kalian "terpecik" jebakan yang
mereka buat? *aku tak bisa membayangkan terkena percikan jebakan itu bagaimana,
tapi kurasa itu kalimat yang cocok untuk saat ini*.
Ada sesuatu yang tengah bergerak di
belakang isu-isu tersebut.
Sadarilah, Saudara-saudaraku!
Dunia ini dibuat bukan tanpa maksud. Tanah
longsor itu terjadi bukan tanpa sebab. Allah ingin menjadikan kita yang pintar menjadi
“pintar”.
Sadarilah bahwa yang terjadi di
dunia sekarang ini adalah sebuah permainan. Dalam Surat
Al-Baqarah ada juga kok disebutkan permainan, tapi aku lupa ayat berapa. Hehe :D
Politik.
Yang menjadikan pemain utama anime Gundam itu masuk ke dunia militer dan menjadi
pilot handal juga karena pengaruh politik. Yang menjadikan dia budak orang
berambut hitam panjang kelihatan begitu bijaksana, juga karana politik.
Politik itu di
atas militer. Tanpa perintah para penguasa, maka militer hanya sebagai pajangan yang
harus siap siaga mempertahankan daerahnya apabila ada yang berniat menghancurkan kedamaian tanah
air mereka.
Namun,
itu akan menjadi berbeda bila militer digunakan untuk “menyerang”. Mereka tak akan bergerak kalau tak mendapat perintah.
Jadi, jangan merasa pintar meskipun kalian
mengikuti trend yang sedang terjadi. Jangan merasa pintar hanya karena kalian
tidak ketinggalan apa yang tengah menjadi viral sekarang.
Kalian
boleh merasa pintar apabila bisa menebak apa dibalik serangan-serangan militer yang
terjadi di negara saudara-saudara kita di luar sana.
Ingatlah para tentara-tentara itu tak akan bergerak bila tidak ada dalang
yang menjalankan talinya.
Pintarlah untuk mengetahui kemana masa depan
kalian akan dituntun.
Mengikuti politikkah?Atau menjadi bagiannya dan mencari kebenaran?
Apapun itu, jangan hanya pintar, tapi jugalah
“pintar”.
Yang lebih menakutkan daripada berperang dengan hanya bersenjatakan bambu runcing adalah berperang terhadap sesuatu yang
tidak kita ketahui, tidak terlihat.



No comments:
Post a Comment