Saturday, December 29, 2018

Review : Anime Masamune-kun’s Revenge


Yosha! Kali ini Zee mau bahas Anime berjudul Masamune-kun’s Revenge. Dilihat dari judulnya, anime ini pasti ada hubungannya dengan pembalasan dendam.

Yup, tema anime ini memang balas dendam. Seorang remaja SMA yang masa kecilnya bertubuh gendut, berjuang selama beberapa tahun untuk menurunkan berat badannya dan merubah penampilan fisiknya. Motif utama penurunan berat badannya dipicu oleh penolakan cintanya oleh seorang gadis kecil di masa kecil mereka.

Yup! Dan siapa sangka gadis kecil itu ternyata satu sekolah dengannya di SMA?

Akankah cerita masa lalu terulang?

Akankah misi Masamune membuat sang Putri jatuh cinta padanya terwujud?

Nah, anime ini sangat cocok buat kalian penggemar com-rom. Comedy yang disuguhkan ada di setiap momen kejadiannya. Romancenya mungkin tak akan terlalu menyentuh seperti anime-anime lain yang genre utamanya memang romance. Tapi, untuk menunjukkan sebuah perjuangan melunakkan hati seorang gadis, anime ini bisa diacungi jempol.

Yang pasti, kalian tidak akan menemukan bumbu-bumbu keseriusan dalam anime ini, jadi tidak usah terlalu serius. Endingnya sudah bisa ditebak walaupun bagiku masih “menggantung”.

Semoga masih ada Masamune-kun’s Revenge season kedua untuk memperjelas endingnya nanti. Dan mungkin bakalan ada anime karakter-karekter lain yang muncul.

Dari plotnya, sedikit kusayangkan, masih kurang rapi. Seperti yang kujelaskan tadi, anime ini ringan jadi kalian tidak perlu terlalu serius menghayatinya. Oleh karananya, plot yang tak beraturan tak begitu terlihat.

Gambarnya sih, aku banget. Dari 1-10, hmmmm, 9.5 untuk gambarnya.

Momen menarik dari anime ini adalah momen-momen mendekati ending. Kali ini boleh kuakui, endingnya cukup menggugah adrenalin namun tetap tak terlepas dari kesan humornya.

Well, aku cukup terhibur. Yang awalnya kukira aku bisa menebak jalan ceritanya, ternyata justru di luar dugaanku. Mha, mha, sangat cocok deh buat kalian yang habis melewati hari yang panjang dan membutuhkan hiburan. J

Doushio? Penasaran?

Seperti biasa, Zee tetep akan memaparkan pesan yang dikandung anime ini. Walaupun, jujur saja aku masih kebingungan mencari pesan-pesannya, tapi Zee tetap berusaha. Yosh!

Segala sesuatu mempunyai sebab musababnya.

Pelan-pelan kamu akan mengetahui motif setiap orang melakukan sesuatu.

Sadarilah, bahwa setiap perjuangan membutuhkan apreasiasi.

Sadarilah, bahwa setiap satu biji keringat yang dihasilkan dari kerja kerasmu tetap akan membuahkan hasil.

Terus maju, jangan pernah goyah memperjuangkan tujuanmu.

Jangan terlalu membenci, sebagaimana yang sering kita dengar “benci tak jauh dari cinta”.

Nee? Gimana pendapat kalian?

Sore ja, see u on my next Review. Tetap semangat! ;)

Berikut Review Anime Zee lainnya :
Review : Sagrada Reset
Review : True Tears
Review : YOUKOSO JITSURYOKU SHIJOU SHUGI NO KYOUSHITSU E

Review : Anime Sagrada Reset


Hai Minna! This time, Zee mau bahas Anime berjudul Sagrada Reset. Anime ini rilis pada April 5, 2017.


Anime ini bercerita tentang sebuah kota yang penduduknya mempunyai kekuatan dan kekuatan itu berbeda setiap individunya. Terlebih lagi, kekuatan itu di luar nalar manusia.

Kata “di luar nalar manusia” inilah yang membuat cerita ini sedikit rumit. Bagiku, bukan ‘sedikit’ lagi, melainkan ‘banyak’. Yah, bagaimanapun yang tidak dapat dijangkau logika pasti sulit untuk dipahami.

Seorang laki-laki bernama Asai Kei adalah tokoh utama dalam Anime ini. Kalau kalian penggemar Romance, hmmm, anime ini bakal kurang cocok buat kalian. Kalau boleh ku kira-kira, romance di sini berkisar antara 25% - 35%. Pun begitu, kejadian-kejadian di Sagrada ini tak akan pernah lepas dari romance.

Di awal cerita bakal terkesan membosankan. Untuk itu, saranku bagi kalian yang tidak suka menunggu, bisa skip ke episode 2 atau 3, tapi kalian bakal menemukan kerumitan memahami kenapa kajadian-kejadian itu bisa terjadi.

Intinya, episode 1 dan 2 adalah prolog, tapi tanpa itu kalian takkan memahami episode selanjutnya.

Aku pun, jujur, masih bingung dengan jalan ceritanya. Kembali ke awal, bahwa kekuatan-kekuatan itu di luar nalar manusia, makanya kita bakal kesulitan untuk memahaminya. Sehingga Anime seperti ini sangat cocok buat kalian penggemar mystery. Mungkin kalian bakal butuh beberapa kali pause untuk memahami maksud yang sedang terjadi.

Uniknya, sedikit demi sedikit kalian diajak memahami perasaan manusia. Perasaan yang sering terdengar di semua kalangan yaitu “cinta”, di Anime ini perasaan itu bisa mendorong manusia melakukan apa itu skenario hidup baginya dan orang sekitarnya. Namun, perasaan itu tak membuat si pemiliknya menjadi antagonis.

Kita dituntun untuk belajar menerima dan membuat orang lain menerima bagaimana rasanya dan efek yang ditimbulkan dari perasaan itu.

Jalan ceritanya sebenarnya maju-terus. Namun, berhubung salah satu kekuatan yang ada di kota itu adalah mengulang masa lalu, maka bakal ada banyak flashback. Pastikan kalian memahami ini dulu sebelum lanjut ke ceritanya.

Tapi, aku akui, cerita ini membuat kita tak berhenti menontonnya. Satu episode membawa kelanjutan mystery yang belum dipecahkan dari episode sebelumnya.

Untuk endingnya, bagi kalian penggemar Romance, mungkin endingnya nggak bisa disebut memuaskan. Endingnya kurang greget dan seolah-olah kalian ingin mendapat kejalasan lebih tentang endingnya. Karena biasanya yang dicari penggemar Romance memang sebuah ending yang indah.

Tapi, bagi kalian penggemar mystery, yaaaah, sepadan lah dengan pemikiran yang rumit yang disediakan Anime ini. Aku paling suka dengan bagaimana Anime ini membuatku penasaran dan tak bisa berhenti untuk terus menontonnya. J

Yatta! Tunggu apa lagi. Buruan tonton apabila kalian ingin tahu bagiamana seseorang yang tidak punya perasaan sama sekali bisa merasakan apa itu “cinta”.

Pesan yang bisa kuambil dari Anime ini adalah janganlah berhenti untuk terus menjadi kuat. Mempunyai seseorang yang kau sayangi sudah cukup mendorongmu menjadi lebih baik lagi. Tak perlu membenci orang lain, karana rasa sakit itu tak akan hilang hanya karana kau melupakannya.

Well, kalimat terakhir sepertinya cukup sulit dimengerti ya?? :D .

Yap! Untuk mencari tahu jawabannya, langsung saja tonton Animenya.

Ja ne~. ketemu lagi di Review Anime selanjutnya. ;)

Review : Anime YOUKOSO JITSURYOKU SHIJOU SHUGI NO KYOUSHITSU E


Anime ini bercerita mengenai seorang remaja laki-laki yang masuk SMA elit di negaranya. Peraturan sekolah lumayan berbeda dengan sekolah pada umumnya. Di sekolah ini, siswa diizinkan untuk membeli apapun menggunakan poin yang mereka dapatkan setiap bulannya. Tapi, tentu saja ada aturan-aturan dalam menggunakan poin-poin itu.

Sekolah ini menawarkan masa depan yang bagus dan lapangan kerja yang sesuai dengan apa yang diinginkan setiap individu yang belajar di sekolah itu. Namun, tentu saja high cost, high return bisa jadi motto tak tertulis sekolah itu dalam mendidik muridnya. Berbagai ujian, UTS, UAS, termasuk ujian bertahan hidup diujikan di sekolah ini. Sebagai gantinya, yang tidak bisa melampaui poin minimal yang ditentukan akan dikeluarkan dari sekolah.

Perjuangan untuk mendapatkan poin itu tidak terbatas pada individu saja, melainkan teamwork kelas juga turut andil berperan dalam menentukan ranking hidup kelas itu.

Atau, kalau boleh kukatakan, di sinilah tempat kau mempertaruhkan segalanya. Otak, ikatan, perasaan, bahkan harga diri tak sekali dua kali ikut dipertaruhkan.

Melihat dari pentingnya poin itu, serta lingkungan yang sama sekali tak mengindahkan makna ‘kesetaraan’, topeng-topeng sengaja mereka pasang demi menutupi sifat asli mereka. Karena di tempat inilah setiap individu mempunyai tujuan, dan tujuan itu tidak bisa diraih dengan siapa dirimu yang sebenarnya.

Perlahan kita diajak memahami diri kita sendiri, siapa musuh yang sebenarnya dan seperti apa karakter mereka. Kita juga diajak berfikir kritis memahami setiap masalah dan meruntut asal muasal masalah itu, serta bagaimana memecahkan masalah itu tanpa mengungkapkan jati dirimu.

Di sinilah, sebuah kepercayaan diuji. Sebuah ikatan pertemanan diuji. Yang perlu diingat adalah, “percayalah bahwa setiap individu mempunyai pengkhianat dalam dirinya sendiri. Dan berhati-hatilah, karena kita tak tahu siapa yang memanfaatkan dan siapa yang dimanfaatkan. Karena bagi siswa sekolah elit ini, apapun bisa dikorbankan demi mencapai tujuan, termasuk teman terdekatmu.”

Tak usah takut, ini bukan anime horor kok, hanya mungkin kamu bakal tergelitik untuk mengetahui misteri sebenarnya yang terjadi di antara siswa-siswa di sekolah ini.

Nee~, penasaran Minna?

Cekidot ;)

Friday, December 28, 2018

Dunia Sedang Perang


Pernahkah dalam benak kalian berpikir bahwa hidup ini mirip sekali dengan salah satu serial anime, film, atau drama yang pernah kalian tonton?

Bila pertanyaan ini untukku, maka akan kujawab “iya”.

Apa yang sebenarnya terjadi di luar sana? Di daerah di luar dari negeri ini?Apa mereka tengah bahagia? Apa mereka makan dengan cukup hari ini?

Tak perlu jauh-jauh. Apa yang sebenarnya tengah terjadi dalam satu kota pun kadang luput dari pengetahuan kita.

Yang barusaja terjadi, sebuah tanah yang tiba-tiba ambles terjadi di Surabaya, tepatnya di Gubeng. 
Saat itu, sekitar pukul 21.00 tiba-tiba tanah ambles.

Meskipun tak terdapat korban jiwa tapi bisa ditebak berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk perbaikan jalan raya tersebut.

Tahukah kalian maksud semua ini?

Kiamat  sudah dekat kah?

Itu memang benar, tapi kurasa kita terlalu terburu-buru bila menyimpulkan seperti itu. Punbegitu, aku tetap akan membahasnya, tidak sekarang.

Pukul 21.00.

Kalian tahu apa yang kulakukan di jam-jam itu?

Ya, aku sudah berbalut selimut bersiap  menari di alam mimpi.
Beberapa orang mungkin  memilih untuk bersantai bergurau bersama keluarga. Yaah, intinya waktu itu adalah jamnya untuk orang bersantai.

Mari kita anggap kalau itu sudah waktunya orang pada umumnya untuk tidur.
Yang di saat  bersamaan Allah menjalankan rencananya.

Tidak ada peringatan, tanah longsor itu terjadi begitu saja. Adakah alat  untuk mendeteksi tanah  longsor?  Mendeteksi gempa sih ada, namun tanah longsor? Hebat sekali siapa saja dia yang bisa menciptakan inovasi tersebut.

Ok, back to the topic.

Kun Fayakun!

Ketika Allah berkehendak, hanya dengan “Kun”, maka terjadilah.

Tahukah kalian maksud semua ini?

Kita, yang pulang dari kerja berharap akan senyuman orang rumah yang menyambut kita, ―pijatan yang merilekskan kita, makanan yang siap untuk dilahap, serta cerita sang anak yang kerap sekali mendapat masalah di sekolah―, kita sebenarnya tak tahu apa-apa. Tak pernah menyangka kalau azab Allah bisa terjadi di mana saja, kapan saja.

Kita itu pintar, tapi sangat bodoh.

Ini seperti cerita dalam serial Gundam Seed Destiny, yang mana pemain utamanya sangatlah ambisius dan keras kepala ingin segera mengakhiri perang tanpa ia tahu kalau dia sedang dipermainkan. 

Dia adalah pilot mobile suit yang handal tapi juga sangat bodoh.

Akankah kita juga seperti itu?

Handal dalam pekerjaannya tanpa tahu apa-apa di balik itu?

Mungkin saja sebenarnya bos kita adalah seorang mafia yang mendapat tugas untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia dan demi tercapainya tujuannya tanpa menimbulkan kecurigaan, maka dibukalah lapangan pekerjaan demi menjalankan misi utamanya?

Atau mungkin, salah satu kerabat kita adalah anggota pasukan elit Amerika yang sengaja ditunjuk untuk menyelidiki tentang sejarah dan geografis Indonesia demi mendapatkan kekayaan  Sumber Daya Alam Indonesia untuk pada akhirnya diperjualbelikan kesana?

Kuharap bukan keduanya.

Kuharap kalian baik-baiksaja, senantiasa di jalan yang diridhoi Allah Ta’ala. Amiiiin.

Back to the Story!

Kalian tahu apa yang tengah terjadi di Suriah? Di Ughyur? Di Myanmar?

Aaah~! Tak perlu jauh-jauh, mari menengok ke tempat yang setiap hari kita kunjungi.
Kalian tahu apa yang tengah terjadi di ponsel kalian? Di dunia maya kalian?
Apa yang sedang viral, apa yang sedang dipertontonkan? Kalian pasti tahu.
Anak jaman kapan sih gitu aja kok nggak tahu?

Oke *mulai melenceng*.

Pertanyaannya, begitu melihat dan mendengar postingan-postingan tersebut, apa yang terlintas di benak kalian?

Benarkah itu sebuah “hiburan”? Benarkah masalah poligami adalah isu yang harus segera ditangani Indonesia?

Sadarkah kalian kalau kalian tengah dimanfaatkan layaknya pilot mobile suit tadi?

Oke, kalaupun kalian tak sedang dimanfaatkan, sadarkah kalian kalau kalian "terpecik" jebakan yang mereka  buat? *aku tak bisa  membayangkan  terkena percikan jebakan itu bagaimana, tapi        kurasa itu kalimat yang cocok untuk saat ini*. 

Ada sesuatu yang tengah bergerak di belakang isu-isu tersebut.

Sadarilah, Saudara-saudaraku!

Dunia  ini  dibuat bukan   tanpa maksud. Tanah longsor itu terjadi bukan tanpa sebab. Allah ingin menjadikan kita yang pintar menjadi “pintar”.

Sadarilah bahwa yang terjadi di dunia sekarang ini adalah sebuah permainan. Dalam Surat Al-Baqarah ada juga kok disebutkan permainan, tapi aku lupa ayat berapa. Hehe :D

Politik.

Yang menjadikan  pemain utama anime Gundam itu masuk ke dunia militer dan menjadi pilot handal juga karena pengaruh  politik. Yang menjadikan dia budak orang berambut hitam panjang kelihatan begitu bijaksana, juga karana politik.

Politik itu di atas militer. Tanpa perintah para penguasa, maka militer hanya sebagai pajangan yang harus siap siaga mempertahankan daerahnya apabila ada yang berniat menghancurkan kedamaian tanah air mereka.

Namun, itu  akan  menjadi   berbeda bila militer digunakan untuk “menyerang”. Mereka tak akan bergerak kalau tak mendapat perintah.

Jadi, jangan merasa pintar meskipun kalian mengikuti trend yang sedang terjadi. Jangan merasa  pintar hanya karena kalian tidak ketinggalan apa yang tengah menjadi viral sekarang.

Kalian boleh merasa pintar apabila bisa menebak  apa  dibalik serangan-serangan militer yang terjadi di negara saudara-saudara kita di luar sana.

Ingatlah   para tentara-tentara itu tak akan bergerak bila tidak ada dalang yang menjalankan talinya.
Pintarlah untuk mengetahui kemana masa depan kalian akan dituntun. Mengikuti politikkah?Atau menjadi bagiannya dan mencari kebenaran?

Apapun itu, jangan hanya pintar, tapi jugalah “pintar”.


Yang lebih menakutkan daripada berperang dengan hanya bersenjatakan bambu runcing adalah berperang terhadap sesuatu yang tidak kita ketahui, tidak terlihat.

Review : Anime True Tears


True Tears, dilihat dari katanya sudah pasti Anime ini bakal banyak membuahkan tangisan. Tapi, tentu saja kita perlu memastikannya.

Cinta segi tiga, sudah umum terjadi dan sudah umum diceritakan. Sekilas, ini bakal terlihat seperti cinta segitiga ‒well, sebenarnya justru empat‒, dan kenyataannya memang seperti itu, namun ada bumbu-bumbu lain di cerita ini.

Gampangnya, aku tidak akan membahas plotnya atau semacamnya dalam cerita ini. Namun, aku punya kesimpulan sendiri tentang Anime ini dan kurasa kesimpulan itu cukup bisa menjelaskan gambaran Anime ini.

Well, perlu kuingatkan, cerita ini cocok sekali buat kalian penggemar Romance.

Ja, Hajime!

Dalam kehidupan seorang lelaki normal terutama remaja, ada tiga tipe wanita dalam kehidupannya. Dalam hal ini yang berhubungan dengan romance dan mengesampingkan campur tangan orang tua. Jadi, ibu tidak termasuk dalam lingkup ketiga wanita ini.

Pertama, wanita yang akan menjadi pendamping hidup seorang laki-laki selamanya. Entah alasan apa yang dia punya sehingga dia bisa menyukai wanita ini. Bahkan, tak jarang seorang laki-laki tak punya alasan kenapa ia bisa mencintai wanita yang akan menjadi pendamping hidupnya itu.

Wanita seperti inilah wanita yang ditakdirkan untuk laki-laki itu. Tak perlu mencarinya, wanita ini akan datang padanya dan sebaliknya, pun logika laki-laki itu melarangnya. Bagaikan manusia yang membutuhkan minum walaupun ia tak tahu kenapa manusia harus minum(read. haus).

Kedua, wanita yang memberi cahaya. Dia bukan belahan hati laki-laki itu. Dia bukan orang yang ditakdirkan untuknya tinggal bersamanya selamanya. Tapi, dia punya peran penting dalam kehidupan si lelaki.

Anggap saja, kau tersesat di dalam gua, di ujung gua kau   menemukan cahaya lalu kau mengikutinya. Nah, cahaya ini adalah wanita kedua. Bersamanya, seolah kau bisa menemukan senyummu dan kau bisa tertawa sepuasnya.

Bisa dibilang, wanita kedua ini adalah teman bermain laki-laki itu yang apabila wanita ini terluka, dia pun juga terluka. Dia akan selalu berusaha membantunya kala wanita ini dalam bahaya, bahkan walaupun itu dengan mengorbankan dirinya sendiri.

Wanita ini sangatlah berharga. Apapun itu, asal dia bahagia, laki-laki itupun juga bahagia. Namun, perasaan si lelaki tak bisa dibantahkan. Dia begitu mencintainya hingga di titik dimana dia tidak bisa mengukur seberapa besar perasaannya pada wanita ini.

Menurutku, terhadap wanita tipe kedua inilah yang dinamakan cinta sejati.

Tapi, sebesarapa pun si lelaki memperjuangkannya, dia takkan bisa bersamanya.

Ketiga, wanita yang menjadi tempat pelampiasan. Dia adalah yang paling sedih di sini. Lelaki itu akan terus datang padanya, memintaipendapatnya akan masalah ini dan itu, memintanya untuk  membantu menemukan jalan keluar masalahnya, dan bagian yang menjadi perhatian utamanya adalah wanita tipe ketiga ini dengan sukarela membantu lelaki itu.

Di sini, sosok angel bisa dibilang wanita  tipe ketiga  ini. It’s ok kalau si wanita tidak mempunyai perasaan apa-apa pada lelaki itu.

Pertanyaannya, bagaimana kalau ternyata wanita ketiga ini mempunyai perasaan terhadap lelaki itu?

Bukannya, secara tidak langsung, dia bersedia dimanfaatkan?

Memang terkesan kejam, tapi apalagi yang bisa dijadikan perumpamaan?

Wanita tipe inilah, yang rela berkorban apapun apabila kau memintanya berkorban untukmu, termasuk bahagian ia harus mengorbankan perasaannya.

Tapi, bagaimanapun juga, wanita tipe ketiga ini bukanlah cahaya bagi laki-laki. Dia tak bisa memberikan cahaya untuk laki-laki itu bisa merasakan sebuah kebahagiaan.

Tugasnya adalah menyediakan pundak bagi laki-laki itu untuk bersandar, menyediakan tisu apabila laki-laki itu menangis, dan menjadi tempat lari laki-laki itu ketika laki-laki itu tak menemukan tempat lagi untuk berlari.

Namun, sebesarapapun perannya bagi laki-laki itu, dia hanya bisa memberikan tisu tanpa bisa menghapus air mata lelaki itu. Dia tak akan bisa menjadi cahaya dan dia juga tak akan bisa menjadi orang yang mengucapkan “selamat datang” kala laki-laki itu pulang ke rumah.

Tentu saja hal  itu akan berbeda apabila wanita tipe kedua dan ketiga tidak mempunyai perasaan pada laki-laki itu.

Nah, dari sini, sudahkah kalian mengerti kira-kira apa yang akan diceritakan Anime True Tears ini? 

Persiapkan tisu dan kalian akan tahu tipe wanita yang manakah kalian bagi seorang laki-laki yang mungkin ada di dekatmu dan bagi kalian para lelaki, lebih pekalah, kau jadikan tipe yang mana  wanita yang ada di sampingmu.

Sore ja, semoga kalian bisa menikmati Anime ini.
Ja, mata ne. J

Why Do We Alive?



Actually, I want to write something to someone who’s been in my mind lately. But, I’m not going to talk about “that person”, although I hope “that person” will read this eventually.

Why do we alive? Have you all thinking about why do you alive now? Why were you born in this world? And in this particular time? Why weren’t we born 50 years ago? Or one decade ago?

When you have problem in mind, have you ever thought to give up this life? And instead of thinking of taking a suicide, why don’t people thinking otherwise?

I really want to get the answer, but probably I already get it.

Time is continuing. We might be happy to get a new member in family that might be bringing joy to the already sorrowful family. But, some days later we might be feeling lost by the news that other member of family has passed away.

So, why were we born? Why do we alive when at the end we will just going to pass away too?

What is the meaning of this life? Is it just being born, being a kid, a teenager, an adult, and finally being old, and waiting for the turn to be buried? Is it just simply like that?

This kind of thought has been rummaging my mind for some weeks. I know that someday I will be an adult when I thought I was just a teenager few moments ago. Time surely went fast.

I was just thinking, what will I be when I became an adult?

I might be a detective, a job that I dreamed for since I was kid. Or maybe I’d become an Accountant, a job that match with my major? Or maybe if luck isn’t in my side, then I’d be just someone who works for a small company with a little amount of salary too?

Who knows? Do I know? Can I be certain about that?

Nobody knows, isn’t it?

Ja, what if I get my dreamed-job and getting a big salary, so that I’d be rich and getting old?

What will happen to me once “my time” is coming? Will I be bringing my wealth to my grave? Is it possible? Will my car be enough to be put along with me in my grave?

Is that making any senses?

It does seem funny to me.

Ja, the real question is what will happen to me once I’m not in this world anymore? Thinking about this surely makes me afraid.

But, we can’t just ignore the question like it never exists. We have a brain. We are unbelievable smart. Someone told me that actually most humans only using 10% of their brain’s ability.

And then, what’s the answer of those questions? How to get the answers? Where can we find the answers?

I believe that’s our eye’s job. Through the eyes, we discover something. Something that awestruck us or terrified us. And then, we must think of something. “What is it behind those things?”

As a human, it’s our job while alive to get the answer behind our creating. One thing for sure, this life is not a joke. The “dead” time is not really the end of life. There’s something more.

It’s not our richness. The purpose of our life isn’t to get a much amount of money. Because I know people who rich enough but at the end those people just die without bringing their richness. Their next generation will just be happy to finally owning their richness. Don’t you ever know some cases why a son makes a situation to kill his own father just to get the heritage?

If that so, then I don’t want to be rich. I don’t want my kids to be a criminal. I don’t raise someone to kill others.

Then, what’s the purpose of this life?

To be beautiful? To be handsome?

This is such a funny question.

As much as handsome someone is, I don’t want to live with him when the time comes for him to become a skull.

It’s not the answer then.

So, I ask you once more, what is the purpose of life?

Waspada Modus Penipuan Jual Beli Ayam: Mencatut Nama PT Japfa Comfeed Indonesia

Belakangan ini, jagat media sosial—khususnya Facebook—sedang marak dengan modus penipuan yang menyasar para peternak atau pembeli ayam. Miri...